Baru tiga bulan menikah aku mulai
merasakan kehilangan rasa cinta. Tentu saja bukan cinta suamiku yang hilang,
tetapi cintaku pada suamiku yang semakin hari semakin terkikis oleh perasaan
tidak menyenangkan. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan kebiasaan dan gaya hidup
sebelum dan setelah menikah. Entah berdasarkan rasa tidak tega melihatku
bersedih atau memang ia juga merasa bosan akhirnya ia menghadiahiku sebuah
tiket menginap di salah satu hotel yang bertempat di Mega Mendung Puncak,
Bogor.
Karena dadakan kami pun berencana
untuk melakukan perjalanan ini ala-ala backpacker dengan menggunakan sepeda
motor dan dipandu oleh GPS. Sesuai dengan harapan kami, kami dipandu melewati
jalan tikus setelah melewati daerah Sentul. Jalan ini sangat kecil, curam, dan
sepi penduduk. Sampai tibalah di jalan yang terjal motor yang kami kendarai
terperosok. Dengan siaga suamiku menghampiri, menanyakan keadaanku dengan wajah
yang teramat panik. Aku tertegun sejenak, lalu tak bisa menahan tawa. Baju kami
kotor dan tas yang kami bawa bolong terkikis bebatuan. Suamiku lega melihatku
masih bisa tertawa meski eksprsi cemas belum sepenuhnya pergi dari wajahnya.
Akhirnya kami keluar dari gang
kecil dan bertemu jalan raya. Mencari hotel yang dituju dengan guyuran hujan
yang justru menghangatkan hatiku saat memeluknya. Kami belum putuskan akan
bepergian kemana selain menginap di hotel. Namun, layaknya ibu peri yang baik
hati, sang resepsionis tiba-tiba memberikan kami dua buah tiket diskon 50%
untuk masuk Taman Safari setelah kami melakukan pembayaran.
Sebagai orang pinggiran bogor, ini
pertama kalinya aku masuk ke Taman Safari. Biasanya hanya melewati patung
binatangnya saja. Hal ini membuatku semakin menggebu-gebu. Sepanjang tur yang
kami lalui dengan bus, suamiku tak henti-hentinya mengabadikan senyum yang
terus mengembang di kedua pipiku dengan ponselnya.
Setelah turun dari bus, ternyata
bukan hanya hewan yang bisa kami temui. Ada banyak wahana yang bisa kami
nikmati dan ada pula pertunjukkan dari hewan-hewan yang menggemaskan. Keinginan
untuk menikmati seluruh pertunjukan ditambah hujan yang turun membuat kami
berlarian kesana-kemari. Sampai akhirnya aku terpisah dengannya. Telepon
genggamnya ada di dalam tasku. Aku tidak bisa menguhubunginya, dan memutuskan
mencarinya di keramaian, sendirian.
Sudah hampir setengah jam, aku
tidak juga bisa menemukannya. Kakiku sudah lelah, baju yang kukenakan pun sudah
basah kuyup. Akhirnya hujan menyamarkan air mata yang keluar dari mataku. Aku
berharap air mataku capat hilang, agar aku bisa menemui pihak keamanan dengan
tampilan yang lebih dewasa. Bukan seperti anak usia lima tahun yang kehilangan
ibunya. Namun semakin aku mencoba, air mata semakin deras mengalir.
Di tengah keputusasaan, seseorang
memelukku dengan erat. Aroma tubuhnya sangat aku kenal, dia adalah suamiku.
Orang yang aku cintai dan sangat mencintaiku. Mukanya cemas pucat dan bajunya
sudah tak berbentuk. Kalimat “aku di sini” senantiasa membuat tangisku semakin
meledak. Mulai detik itu ia tidak melepaskanku sekejap pun.
Rasa cinta kami tumbuh lebih besar
dari sebelumnya. Perasaan pernah kehilangan membuatku tidak ingin lama-lama
tanpanya. Aku tidak ingin lagi kehilangan suamiku, bahkan untuk sekadar pulang
terlambat. Meski begitu, keterlambatan dan tugas ke luar kota suamiku tidak
pernah jadi pemicu pertengkaran. Justru ini yang membuatku selalu jatuh cinta
setiap hari kepadanya.
Bepergian ke suatu tempat alias
piknik memang sangat dibutuhkan. Selain mengusir jenuh dan rasa lelah dari
pekerjaan, dengan piknik seseorang mampu menemukan kembali sesuatu yang hampir
bahkan hilang dari hatinya. Piknik merupakan wahana mencipta dan mengenang
sebuah kebersamaan.
Jadwal libur kami yang tidak
panjang membuat kota hujan ini kami jadikan sebagai destinasi romantis utama
kami. Masih banyak yang ingin kami lakukan di sana. Beberapa diantaranya adalah
berkunjung ke Kampung Budaya Sindangbarang, Ah Poong, dan sederet restoran yang
menyajikan hidangan unik khas bogor.
Rasanya liburan di Bogor tidak
cukup satu hari, kami membutuhkan http://padjadjaranhotels.com/corporate/ untuk
ikut serta memberikan warna dan cerita baru dalam petualangan kami menjajaki
Kota Bogor ini. Tentunya akan sangat menyenangkan bisa menginap di hotel
secantik ini untuk dinikmati bersama orang terkasih.


